Celana Dalam Vega Darwanti Kelihatan

itil service itil foundation

Vega Darwanti, terlihat sedang berfoto bareng Gissel, namun ada yang nongol dibalik rok yang ia kenakan. Tampak celana dalam putih ikut narsis hahahahaaa manteb kan bro..
VEGA DARWANTI Mengatakan : sukses tak semudah membalikkan telapak tangan. Co-host program Bukan Empat Mata itu meraihnya dengan keringat dan air mata. Semasa sekolah dulu, di sekolah SMA Negeri 36, Vega juga sudah memulai iklan layanan masyarakat walaupun masih sebagai figuran,namun dia tidak patah semangat. selepas SMA Vega menjadi vokalis band. Dari situ, sosok kelahiran Jakartatersebut pun tertarik untuk melebarkan kariernya ke dunia entertainment. Ketika itu, dirinya sering mengikuti berbagai casting iklan serta peran. Ia mengaku bersemangat karena mendapatkan dukungan dari kedua orangtuanya Bambang Sudarmanto dan R.A. Dian Arunda Dewanty.

Awalnya Vega mengikuti casting ke mana-mana. Panas-panasan naik bajaj, angkot, dan taksi jika tempatnya jauh. Meski aktif mengikuti casting di berbagai tempat, Vega kerap gagal. Sulung dari tiga bersaudara itu mengaku seringkali minder karena melihat para saingannya lebih cantik dari dirinya. Diakui, hal itu sempat membuat dirinya putus asa. Dia sempat mengatakan ke mamanya untuk berhenti.
Namun, sang bunda terus memberikan semangat. Hal itulah yang memacu cewek berzodiak Piscestersebut untuk tidak menyerah dan kembali mengikuti berbagai casting. Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Berkat perjuangan dan kegigihannya, Vega akhirnya mendapatkan kontrak iklan layanan masyarakat. Honornya saat itu Rp. 3 juta. Sejak saat itu, Dewi Fortuna sepertinya selalu berpihak pada Ibu dari Atmadeva Razka dan Nadeva Letizia Senjaya. Suatu ketika, ia ditawari mengikuti casting program talkshow Empat Mata (sekarang Bukan Empat Mata) di Trans 7. Vega tak menyangkan bakal diterima.
Dalam program talkshow yang dipandu Tukul Arwanaitu, Vega berperan sebagai waiters. Cewek penyuka pedas tersebut ditugasi untuk melayani para bintang tamu dengan menyediakan makanan, dan minuman.Tampang polos Vega, ditambah warna rambut yang pirang seperti bule saat itu seringkali dijadikan bahan ledekan oleh Tukul. Ia selalu diledek dengan sebutan ndeso, katrok, dan dinamai Ngatini. Para penonton pun jadi tertawa geli.
Vega pun tak menyia-nyiakan hal itu. Ia seringkali melontarkan celetukan jenaka menimpali candaan Tukul. Siapa sangka, para penonton ternyata menyukai hal tersebut. Dari situlah akhirnya Vega ditunjuk menjadi co-host. Semenjak menjadi co-host 'Bukan Empat Mata', karier Vega pun melejit. Ia sering membintangi iklan, dan mengisi banyak program di berbagai stasiun televisi. Vega juga mendapat tawaran off-air. Meski telah mengecap manisnya kesuksesan, Vega tak mau jumawa. Ia mengaku keberhasilannya tak lepas dari izin Allah, dan berbagai pihak yang terus mendukung dan mendoakannya.


- TIM ANONYMOUS-

itil barriers itil practitioner