Cerita Seks : Oral Seks Di Mobil

itil service itil foundation

Seperti cerita sebelumnya aku dan Ocha memiliki 1 kesamaan kami sama sama memiliki hasrat yang berlebih, padahal kami hanya teman biasa. Malah si Ocha katanya mau menikah dengan lelaki idamannya, Ocha memang gadis menawan postur tubuhnya sangat seksi aku sangat mengagumu bokong Ocha. Dia memiliki bokong yang indah, dulu memang sering aku diam - diam mengambil gambar bokongnya dengan camera hp. Namun sekarang aku bisa saja meminta foto dia pas lagi bugil. Memang kami berdua sudah sering melakukan aksi layaknya suami istri. Itu dilakukan karena dia yang meminta. Aku pun juga sangat menikmatinya, pada hari sabtu biasanya dia main ke kontrakkan aku terus kita melakukan hal yang meyenangkan, dia juga curhat padaku kalau calon suaminya tidak bisa memuaskannya.

Kata Ocha cowoknya itu gampang sekali keluarnya, padahal dia belum terpuaskan, karena keluhan itulah aku memberanikan diri untuuk menyentuhnya dan alhasil ia tak marah malahan dia membuka seluruh bajunya dan telanjang didepanku. Terjadilah pertempuran hebat itu, kala malam hari pun ia sering mengirimkan pesan - pesan sms nakal padaku, yang mengatakan kalau dia sangat horny dan merekam aksi masturbasinya lantas dikirimkan ke ponselku. Sungguh gadis yang benar - benar extreme.

Hari ini di kantor kebetulan ada Ibu dari teman kami yang sedang meninggal maka seluruh staff kantor akan melayat ke Jakarta. Kami disediakan 3 mobil Elf, sedangkan Ibu pimpinan membawa mobil pribadinya. Perjalanan cukup panjang karena kami berada di Cirebon sedang yang berduka tinggal di Jakarta. Berangkat pukul 7 pagi dari kantor. Sesampainya di Jakarta pukul 10 pagi dan langsung menuju kediaman Ibunda rekan kerja. Disana kami semua sembahyang berdoa memohon yang terbaik buat keluarga yang ditinggalkan. Pukul 3 sore seluruh acaraberakhir, lalu kami bertolak untuk pulang dan sebelumnya kami mampir ke salah satu restoran. Semuanya pada menuju kamar mandi dan berpapasan aku dengan Ocha, “Aku ingin nanti dimobil kamu mengocok memekku pliss ya Dev” Ocha berbisik padaku.....

Sontak aku pun kaget, bagaimana mungkin bisa kita oral seks didalam mobil yang penuh dengan penumpang. Memang kami berdua duduk berjejeran. Sampai makan pun terus terbayang perkataan dia, sampai sampai ia mengirimkan sms yang katanya ia sangat horny karena ac mobil membuatnya horny. Aku sempat melihat gerak - gerik aneh saat berangkattadi. Mulai dari cara duduk yang tidak tenang dan sampai sampai kakinya pun dilingkarkan bergantian. Apasih maksud gerak gerik tersebut. Aku tau jawabannya ternyata dia sedang horny.

Akhirnya pukul 7 kita pun pulang menuju kantor, di dalam mobil terlihat wajah - wajah lelah teman - temanku, Ocha pun juga tidur di pundakku, sampai ditengah perjalanan tangan Ocha menyentuh penisku mengelusnya dari luar celana, lalu kucumbu saja lehernya sembari melihat situasi dan ternyata semuanya tertidur, selimut pun aku singkapkan ke bagian perut aku dan ocha, lantas tanganku membuka resleting celana Ocha, menyelinaplah tangaku ke selangkangan Ocha kuelus memeknya dari luar CD, terasa hangat ingin sekali aku menjilatinya namun situasi tidak memungkinkan.

Tangan Ocha juga mengocok penisku, sungguh hangat tangannya Ocha posisi kami pun sangat siaga, mata terus mengawasi kekanan dan dan kekiri,

Kemudian masuklah jariku dibalik celana dalamnya kumainkan pinggiran memek Ocha dia mendesah lirih, terasa sngat basah sekali memeknya. Benar sekali bahwa Ocha sudah sangat bergairah, lantas ia mencumbu bibirku, kami berdua berpagutan bercubu secara liar. Penisku makin kencang hingga selimut terasa naik turun akibat kocokkan tangan Ocha.

Akhirnya Ocha mendapatkan orgasmenya dia melenguh hebat dan perutnya mengejang seraya tanganku diguyur lendir hangat yang keluar dari memeknya. Kucabut tanganku dan kujilati jariku terasa asin dan hangat cairan memeknya Ocha. Dia kembali mencumbu bibirku, “Kusepong kamu ya” Ucapan lembut nan menggairahkan. Selimut yang menutupi penisku di singkapkan, karena keadaan dimobil sangat gelap jadi aku tidak canggung mengeluarkan penisku. Dilumatlah semua batang kebanggaanku ini, perlahan bibir Ocha mengulum setiap inchi dari batangku. Aku cukup menikmatinya dan meremas payudara Ocha. “Enak gak Von” sahutnya. Aku hanya mengangguk. semakin nikmat kurasakan, sampai 10 menit ia mengulum penisku ini. Kusiapkan tissue dan “Aaaaachhh crooot..croootttt” meledaklah spermaku ini didalammulutnya. Dia memnghentikan kocokkan bibirnya dan menikmati semburan ganas dari batang yang ia banggakan ini.

Dengan tissue aku membersihkan penisku ,lalu Ocha meminum air putih, terasa sangat senang sekali wajah Ocha saat ini ‘Seru ya Dev, penuh tantangan heheheeee” ucap Ocha sambil slengekkan. “Ocha puas kan abis pipis enak hehee” Racau ku...... “Aaaach enak Dev, deg degg,an rasanya gimana kalau ada yang tau wkwkwkwkw” Sahut Ocha kegirangan. “Nanti menginap ja dikontrakanku nanti kubuat lebh banjir deh gimana...???” Ocha pun memasang ekspresi bahagia, “Euumt oke Dev, aku tak ngabari orang rumah dulu kalau aku menginap ditempat Rahma” Katanya..... Dia membuat alasan supaya diizinkan oleh orang tuanya. Mengibnap dirumah temen cewek. Akhirnya kami pun tidur, mengingat perjalanan masih sangat jauh. Terima kasih Ocha.

-Sekian-

itil barriers itil practitioner