Cerita Seks : Fantasi Gila Teman Kantor

itil service itil foundation

Dikantorku para wanita mengenakan celana kain yang terbilang cukup ketat, maka bayak teman - temanku yang badannya semok terlihat seperti tak bercelana. Tonjolan bokong setiap hari aku melihatnya, tak jarang aku sering memfoto para temanku terutama saat duduk. Entah kenapa aku suka sekali melihat ceplakkan bokong. Ada juga yang ngecap tali CD nya bahkan memori HP ku penuh akan gambar mereka. Aku kerja di pabrik buku, menjabat sebagai staff penjualan, jabatan itu cukup membuatku bangga dan mampu membantu perekonomian keluarga. Diruanganku hanya aku yang cowok sementara kedua temanku semua cewek, ada yang namanya Irma, nah ni Ibu 1 anak dengan body yang sangat yahud. Teteknya gede dan pantatnya bontot. sedang temanku satunya Dwi dia janda 2 anak ditinggal suaminya kawin lagi, kedua teman seruanganku ini parasnya juga lumayan, kalau si Irma lebih binal wajahnya sedang Dwi memiliki pesona nan anggun bak gadis desa, Dwi sangatlah cantik, bodoh nian suami yang meninggalkannya itu. Mereka berdualah yang sering ku foto setiap posenya, tentu saja secara diam - diam. Kalau Irma sering kupakai fotonya untuk bahan coli ku. Sering membayangkan kalau aku menyetubuhinya. Kareana aku tak tahan melihat montoknya tubuh Irma. Walau berstatus istri orang aku tak perduli, makanya aku sering ber manis - manis ria didepan irma,

Pernah dulu waktu akan mengambil foto candid Irmaaku ketahuan karena mataku foku ke Hp, saat itu Irma sedang duduk dengan menyilakan kakinya hingga membuat bokongnya terlihat hot. Aku mengambil hp ku dan saat dapat 2x foto sebenarnya aku ingin stop tapi aku malah lanjut mengambil foto Irma dan akhirnya... “Hehh Devon kamu ambil foto aku ya” gertaknya... Aku sempat bingung dan tak bisa berucap apa - apa.. “Eeee.. anu Mbak egakk kok” sahutku... Irma menghampiriku dan menyabet Hp ku lalu dibukalah galeri foto ku dan diamendapati beberapa candid fotonya "Ini apa... ??? haaa jawab... kamu diam - diam mengambil gambarku... gila ya kamu kelainan kamu ya” semakin keras ia menggertakku. “Maav Mbak aku hanya mengagumi keindahan body Mbak, maav biar aku hapus saja semua foto itu, maav Mbak boleh lakukan apa aja ke aku” Padahal semua foto tersebut sudah kusalin di laptop.... “Okeee saya hapus, tenang aku gak akan marah, wajar kok itu naluri laki - laki, kamu pasti gunakan foto - foto ini untuk ngocokkan..??? jawab jujur...” Dia memerlukan penjelasan. “Maav Mbak iya sebab aku selalu sange lihat Mbak dengan celana kerja seperti ini” Ujarku.... “Kenapa gak minta secara baik - baik, jujur ya aku juga udah lama gak melakukan seks, aku juga pengen kehidupan seks ku tumbuh lagi, disini ada kamu, mana mungkin aku minta bantuan kamu untuk melampiaskan nafsuku, dan melihat kejadian ini.... aku jadi gembira ternyata teman seruanganku sering mefotoku diam - diam terutama bokongku..... Gini dehh kamu mau ngentotin aku jawab jujur” Ketus Irma... Dalam hati ini pun merasa senang, ternyata dia tidak marah “Tapi Mbak Devon takut, Devon belum pernah ML sama cewek, Devon hanya berani pakai tangan” Dan itu pun tidak jujur heheheeee.

setelah kejadian ketahuan itu kami pun kembali kerja seperti biasa, dan saat jam istirahat tiba Irma mengajakku makan di sate kambing depan kantor,, disana kami ngobrol banyak tentang kehidupan Irma yang saat ini ditinggal suaminya, dia merasa kesepian bahkan ia juga bilang kalau malam ia terkadang melakukan masturbasi sendiri, Irma memang memiliki gairah yang tinggi. “Dev kamu suka to dengan properti aku ini...???” Pertanyaan Irma disela kita makan... “Iya Mbak aku kadang membayangkan kalau Mbak Bugil dihadapanku, kadang juga pengen lihat Mbak pipis hehehee maav ya Mbak kalau fantasiku aneh” memang aku sangat suka dengan candid alias voyeur. “Dasar gila kamu, nanti sore kita ke kontrakan kamu ya aku kasih gratis deh semua yang kau mau kamu boleh foto aku saat bugil dan kamu boleh ambil video ku saat pipis gmn ... Von ?” Ternyata benar kata orang - orang bahwa ni cewek sangat binal... “Oke deh jadi gak sabar nih, kalau boleh juga aku cicipi memek kamu Mbak pengen rasanya jilatin memek wanita seperti di film - film hehehehe” Candaku.... “Dasar kamu, aaaahhh aku juda jadi gask sabar Dev” setelah makan siang kami pun kembali ke ruangan, nampak wajah curiga dari Dwi.

Dwi pun bertanya ke kami “Ada apa nih gak biasanya kalian bisa happy happy gini, padahal kemarin - kemarin saling jual mahal. wahh adayang gak beres nih, jangan - jangan dapat proyek baru dan merahasiakan daria aku”... Ungkap temanku Dwi. “Egak kok Say ini lhooo Devon baru aja dapat kabar kalau kakaknya dah lahiran” Irma memankan alasan.... “Eallah tak kirain kalan berdua dapat job gitu” Kata Dwi.... saat kerja berlangsung ada kirman masuk di hp ku dan saat ku buka ternyata video saat Irma sedang pipis,  wahh langsung divideoin aja nih permintaan gue. Pesan yang tertera, “maavkan memekku ini yang sedang menunggu jilatan lidah kamu” aku senyum - senyum sendiri melihat hp ku, lalu kukirim balik pesan tersebut “Ijinkan aku menjilat sisa pipis di memek kamu Mbak” Lantas Irma menoleh kearahku dan tersenyum kecil.

Akhirnya waktu yang dinanti pun tiba, Irma mengikuti ku dari belakang menuju ke kontrakan tempatku tinggal, letaknya jauh dari jalan besar dan cukup sepi sehingga tak ada yang curiga kalau aku bawa teman perempuan. “Maav  Mbak rumahku kecil” belum sepat berhenti berucap langsung saja disosor bibirku ini, “Waahh enak banget bibir kamu” racau Irma... bahkan saat kami bercumbu tanganku disuruh memegangi teteknya, okelah kumainkan tetek yang gede itu, bahkan ciumanku menjurus ke lehernya membuat ia semakin bergairah.. ‘Terus saynag aaaauuwwhh aawwwhhh” desahnya membuat suasana semakin erotis. Perlahan tangan Irma meremas kemaluanku yang sudah sangat tegang. ’Sesuai permintaan Mbak ijinkan aku melihat Mbak pipis dan mengelapnya pakai lidahku”  Pintaku..... sesaat kemudian kupelorotkan celana kain favoritku itu. Celana dalam warna plum menutup daging surgawi itu, kujilati pahanya memang aku berniat menggodanya. ‘”Buruan film in dong” Pita Irma. Hape sudah On dan saat Irma berjalan ke kamar mandi aku terus meng shoot bokonya yang gede tersebut. Lalu “Serrrrrrrr” cairan kencing mengalir deras sembari ku fokuskan ke memeknya tangan kiri ku mengcok kontolku sendiri. Saat setelah selesai Irma duduk di bak dengan mengangkangkan kakinya. Lidahku pun bermain di memek Irma “Auuwwwhhhh enak banget Von aaauwuwuuhh sumpah geli yahhh yahhhh diatas situ” Irma tampaknya suka sekali.

Itil Irma terlihat kecil menggoda, saat kujilati memek Irma seakan berdenyut dan sedikit mengeluarkan lendir putih, "Aku orgasme Von aaawwhhh enak Von baru kali ini aaaaacchhhh’ Nampak sekali lendir tersebut dan masih kuvideo adegan ini. “Gantian Von biar aku mengulum batangmu” Kemudian dia jongkak dan memakan kontolku. Aaaacchh terasa hangat sekali mulutnya, aaawwhhh nikmatnya cewek yang selalu kuidamkan kini dia menyepog kontolku. “Tiduran Von biar enak” pintanya kembali dia menyepong kontolku sambil mengocoknya. “Enakan dikocokin atau ngocok sendiri Von..???’ Candanya. Aku hanya tersenyum melihat candaan Irma, dan hanya bisa menahan nikmat yang tak bisa dijelaskan ini. ”Aku tindih ya Von” lalu ia memposisikan memeknya di kontolku. tanpa aba - aba langsung blesss masuklah seluruh kontolku. Dia membenamkan seluruh memeknya,  terasa masih sempit dan berdenyut. “Mbak memek kamu enak banget, apa ini yang menjadikan banyak laki - laki jadi gila ya... ternyata seperti ini rasanya sungguh nikmat” sahutku..... “tenang Von akan kubuat menjadi lebih nikmat” Bergeraklah pinggul Irma naik turun mengocok kontolku didalam ling surgawinya.

Tak terasa udah 15 menit dengan posisi ini, dan Irma memintaku untuk menggenjotnya, Irma merebah dikasurku dan kembali kujilati memeknya yang nampak belepotan lendirnya sendiri. “Masukkin lagi Dev buruan aku ingin croot nih” atas perintahnya kembali kuarahkan kontolku blessssss “Auwwwwwhhh kenceng Dev yaahhh agak kenceng” Irma mulai akan klimaks dan benar saja batang kontolku terdapat banyak bercak putih. Sesaat kemudian perutnya mengejang dan kutahan payudaranya serta bibirnya kulumat agar ia tak berteriak.... "Awwwhh awwhhhhh aaacchhhh enak bener Dev, huhuhuuuu banyak yang keluar nih” benar juga lendir memek Irma sangat banyak dan menodai spreiku. “Brati ni aku yang menjebol perjakamu Dev” sambil mengocok kontolku.... “Iyalah Mbak, tapi enak juga kok aku udah lama memimpikan ini dan akhirnya sore ini terkabul hehehee”.... sahutku. “Tapi kamu belum keluar lhoooo sini aku keluarin” Diseponglah lagi dan aku hanya tiduran. Sungguh mantab sedotan mulut Irma dan setelah 5 menit berselang “Mbakk aku keluaaaaaarr aawwwwwhhhh” croot ... crooot.... entah berapa tembakan sperma kemulutnya namun ia juga tak merasakan jijik. Irma malah semangat mengocoknya. Sperma yang menetes diperutku pun ia jilati. ’Waaaoooo banyak juga ni calon anak hehehee” Irma lahap sekali menyedot kontolku “Nikmat banget Mbak, kita impas kan heheheheee ayo mandi bareng aku Mbak” lalu kita berdua pun mandi bersama.

Dalam kamar mandi pun kami berdua taktak bisa menggambarkan apa yang membuat kami sangat bahagia, kini Irma sudah menemukan lagi gairah dikehidupanya sedangkan aku, fantasiku akan Irma sudah terwujud. Tiap kali kami ingin Irma selalu datang ke kontrakanku. “Makasih Dev sudah membuatku semangat lagi, besok ya mumpung besok kita pulangnya agak siang” Dan Irma terus memintaku untuk melayani nafsunya. Sekian ceritaku tentang kegemaranku memotret pose wanita yang terlihat seksi.

-SEKIAN-

itil barriers itil practitioner