Cerita Seks : Muncrat Di Bokong Ocha

itil service itil foundation

Kemarin saya bercerita tentang aku dan Ocha, tentang skandal seks kami yang sangat rahasia, kilas balik si Ocha adalah teman sekantorku, dia memiliki kbentuk fisik yang bagus, cewek semok dengan bemper / bokong yang besar. Ocha juga sering jadi sasaran kamera hp ku atau sering aku candid foto dia saat duduk karena aku seneng sekali sama bokngnya. Semula aku hanya bermasturbasi membayangkan dirinya dan kemarin aku bisa mencicipi dia, walau hanya fast seks tapi itu sungguh tak terlupa. Aku bisa merasakan gurihnya vagina Ocha, dan aku boleh mengambil gambarnya saat tak berbusana atau bugil. Terjamin aman dan hanya konsumsi pribadi. Momen tersebut kembali terulang kemarin pas hari ultah kantor ku, seperti biasa Ocha tidak pulang dan beristirahat di kontrakkanku, entah dia yang sedang ingin atau memang kangen dengan jilatan lidahku. Ocha ganti baju tepat di depanku seolah - olah aku tak ada di hadapannya, “Hadeewwhhh kenapa gak ganti pakaian di kmr mandi saja Mbak” sahutku... Ocha seolah - olah menggodaku, dan dia mendekat lalu mencengkram penisku, “Ayo Devon kita bersenang - senang sore ini” aku pun menelan ludah,. Kontan langsung kusambar bibirnya, kami terlibat dalam cumbuan yang sangat dahsyat.

Aroma tubuh Ocha yang wangi, membiusku masuk kedalam buaian birahinya, semakin ganas.. semakin kencang pula penisku. Lalu Ocha menungging dhadapku, dia udah paham karena aku sangat suka dengan bokongnya. Kuciumipantat Ocha sambil ku elus memeknya kian lama cairan merembes dari kain celana dalam biru milknya, kusingkapkan CD itu dan jariterampilku memijit area samping vagina Ocha. “Auuwwhh Dev, aaawwhhh jilat cepat aauuwwwhh” Ocha menyuruhku menjilati vagina yang basah itu.

Ocha  menggeliat menahan nikmat sambil menggigit handuk agar suaranya tak terdengar sampai luar, semakin basah vagina Ocha semakin asin rasa di lidahku, kini dia merebah terlentang dikasurku, ku buka bra dan ku mainkan teteknya sementara tangan kiri masih mengocok vagina Ocha. Wajahnya terpancar kenikmatatn yang tiada tara, lalu aku cumbu lagi bibirnya yang indah itu. Tak berlangsung lama vagina Ocha meneteskan cairan untuk pertama kalinya, “Aaaacchhh Devon aku keluar, kalau sama kamu pasti cepet banget keluarnya aaauuwwhhh” Ocha mendapatkan klimaks pertamanya, “Sini biar aku bersihin pakai lidah” Aku menunduk dan menjilati seluruh vagina Ocha. Dia menjambakki rambutku tubuhnya bergeraj terus kesana kemari. Nafasnya tidak beraturan. “Udahhh Dev, sini gantian aku memanjakanmu” Ocha menyuruhku rebahan dan membuka celanaku.

Dia membuka celanaku dan menggemnggam penisku “Ini looh yang bisa buat aku terbang” Ujar Ocha sambil mengocok penisku, Saat bibirnya mengulum penisku terasa sangat hangat, kontan saja aku melenguh. “Enak Mbak kuluman Mbak Ocha memang nikmat aaawwwhhh” Pintar betul dia mengulum penisku terkadang dia menyedot ujung penis dan itu sangat geli, selang 5 menit Ocha semakin bergairah dan dia menindihku memposisikan pensiku ke lubang vaginanya. Blesssss masuklah batang penisku kedalam liang kenikamatannya. Didiamkan sejenak sembari dia membiasakan vaginanya dengan penisku.

Akhirnya Ocha menggerakkan pinggulnya “Auuwwwwhhh enak banget Dev” sambil tangannya bersandar di pahaku, lalu ia menunduk dan mencumbu bibirku, wajah Ocha terlihat sangat ayu, pipi memerah dan nafas terengal - engal. Terasa sekali vagina Ocha kembali basah, kulihat batang penisku terdapat lendir putih mengitari. KemudianOcha menghentikan kocokkannya dan mengangkat tubuhnya, menetes lagi cairan yang kini tidak terlalu kental. “Aduuh Dev aku klimaks lagi, kamu pun belum apa - apa” dia mengakui kehebatanku. “Nungging aja Mbak biar kulihat bokongmu, kita coba doggy” usulku.

Lalu Ocha nungging dihadapku dan dengan pelan kusodorkan lagi penisku ‘Aaaasshhhhh pelan Dev” masuklah semua penisku ke dalam liang vagina Ocha, tanganku memegang pinggulnnya dan blepp bleppp bleppp begitulah suara saat aku mengocok vagina nya. Dari pantulan kaca dia malah menggodaku dengan menjulurkan lidahnya. “Enak gak Mbak diginiin” dia pun mengangguk... “Enak banget apalagi yang nembak kamu Dev, bikin cepet pipis aja” ujarnya merasa puas. “Kayanya udah mau croot deh punyaku” Setelah 10 menit main doggy rasanya pengen ngecrot dan akhirnya... “Aaaaacchhhhh siap Mbakkk aaauuwwhhhh’ croott crooott croottttt kutumpahkan spermaku diatas bokong ocha, sungguh nikmat betul, sangat banyak sekali sperma yang tertumpah. Ocha balik badan dan mengambil penisku kembali dikulumnya. ‘Hmmmmmm banyak sekali keluarnya calon bayi ini wkwkwkwkwkwk” dia becanda sembari menyalahkan penisku. Setelah selesai bermain dengannya kami pun masuk kamar mandi bersama.

Didalam kamar mandi pun Ocha tetap meminta menjilati memeknya sambil berbasah basahan ria kami menikmati sesi mandi ini, karena masiih ada banyak waktu untuk kita kembali ke kantor. Rasa lelah menerpa kami dan akhirnya kita putuskan untuk tidur sebentar dan bangun pukul 6 sore segeralah kita kembali ke Kantor. Itulah pengalamanku dengan Ocha yang sudah ketagihan denganku, dan aku pun sangat menikmati juga. Karena dulunya dia memang bahan fantasi ku saat onani, bokong Ocha memang yang terindah saat ini.



-Sekian-

itil barriers itil practitioner