Cerita Seks : Bangun Tidur Memekku Gatel

itil service itil foundation

Pagi ini, kantor tempatku mencari nafkah sedang mengadakan piknik ke Semarang, berangkat pukul 8 pagi, dari Jogja. Kantorku bertempat di jalan Kaliurang bergerak di bidang jasa percetakkan kertas, buku dan plat. Jabatan saya sendiri sebagai operator desain, kenalin nama gue Devon, lajang berumur 22 tahun. Memilih sendiri dulu lantaran ribet ngurusi hubungan dengan wanita. 

Ibarat kata nich ya trauma lah dengan cewek, mungkin masih ingin sendiri aja. Pagi ini subuh aku udah bangun dan sudah menyiapkan semua yang akan saya bawa nanti, ku cek hp ku ternyata temen gue si Ocha ngajakin bareng dan meminta untuk menjemputnya di kontrakkan. Kubalas pesan sms Ocha lantas aku tinggal mandi, dia berpesan agar langsung masuk aja takutnya dia ketiduran lagi. Okelah pukul 6 lebih seperempat kupacu motor matic ku dan sampailah aku di kontrakkan teman kerjaku si Ocha.











Ocha adalah teman sekantor,  dia  lebih tua dariku 2 tahun, orangnya baik dan senang membantu. Ocha  teman curhatku, dia juga baru mendapat masalah dengan cowok, lantaran orang tua nya tak setuju dengan pria pilihan hatinya. Maka ia sering galau dan sering meneteskan air mata kalau sama aku. Itu gambaran singkat tentang Ocha, kembali ke topik.

Kuketuk pintu kamarnya dan kemudian terbuka sendiri, lalu aku masuk dan berteriak - teriak namannya ia malah masih molor, sekilas pandanganku tertuju ke paha mulus miliknya. Setelah kuamati lebih dekat ternyata dia  tak memakai CD jembutnya terlihat dan kurasa ia masih tertidur nyenyak. Seolah tak ingin momen ini terlewat, kuabadikan dulu dengan HP ku. Perlahan kusibakkan naik dasternya, benar juga ia telanjang, hanya dibalut dengan daster. Kufoto tubuh bugilnya ada sekitar 9 foto saat ia tertidur. Kontol gue udah ngaceng berat, akhirnya aku bangunkan dia.

Akhirnya ia bangun juga dan tidak terkesan malu ataupun risih karena ada aku dihadapnya... “Aaaacch kamu Dev, jam berapa sih sekarang...??? hoaaaaammmmmm” Ocha menyapaku dan sambil garuk - garuk memeknya. “Jam setengah 7 tuan puteri tidurku, hmmmm malah garuk meki, woooyyy ada aku disini gak malu apah ... ???” Sahutku dengan tegas. Ocha malah meledekku dengan memainkan memeknya semakin gila. Apa ya yang ada diotaknya, benar - benar sange nich anak. lalu aku membuatkan teh untuk ku berdua, kulihat Ocha masih mager aja dikasur dan akhirnya kutegur lagi, “Woyyy buruan mandi gech ayo kita cari sarapan truss cuzz ke Kantor” sahutku. Ocha malah mengambil tanganku dan menempelkan jariku ke memeknya, “Pleaassee Devon sentuhlah daging ini, manjakan aku ya ”Pintanya.

Jantungku berdetak hebat, kurasakan hangat pada bibir memek Ocha lalu dengan lembut kumainkan jariku mengitari setiap sudut memeknya, Ocha nampak sedang minum teh buatanku. Lalu tanganku satunya memainkan teteknya, dia semakin mendesah hebat kini memeknya kian basah dan hangat. Aku jilatin memeknya “Auuuwwwhhhh enak Devon aawwhhhhh teruss Dev” semakin kujilat semakin bergetar hebat tubuhnya. Kemudian ia orgasme untuk pertama kalinya, cairan kental deras mengalir dai lubang memeknya. Ocha mengambil tissue dan mengusapkan di memeknya.

Aku mencumbu bibir Ocha, kami bermain lidah dan tangannya membuka resleting celana jeans ku, lalu mengeluarkan rudal kebangganku, “Waoooww mantab nich, jadi pengen dimasukin, pasti nikmat” racau Ocha, lalu ia berbalik menindihku memainkan kontolko dengan mulutnya. Sepongan bibir Ocha dahsyat banget, aku hanya mengusap rambutnya. Akhirnya ia pun mulai tak tahan dan menancapkan memeknya di kontolku. “Auuuwwwwhhh Deevvvvvvv” lolongan panjang Ocha saat memeknya tertembus kontolku. “Kalau sakit udahan aja Ocha” Aku merasa kasihan, “BLEESSSS” amblaslah sudah kontolku dimakan memeknya si Ocha.

Tatapan sayu matanya membuat aku semakin bergairah, teman yang selama ini aku anggap sebagai kakak, dan hanya berpikiran jorok padanya, kini sudah aku gagahi, memeknya Ocha sangat sempit, rasanya seperti diperah habis. Ocha menggoyangkan pinggulnya dia sangat menikmati permainan ini. Tak terasa ia sudah mencapai klimaksnya, lendir ini mengalir lagi dari lubang memek Ocha. “Huuuhhh hebat kamu Dev, bikin aku pipis 2x” puji Ocha padaku... Aku pun tersenyum dan sambil berkata, “Aku aja belum crot, sini nungging gich, aku kan juga pengen croot... tenang bakal kubuang keluar kok” sahutku.

Kusuruh Ocha untuk nungging dan kutancapkan lagi kontolku, kami mencoba doggy, kugenjot tubuhnya dengan lembut dan sambil kuciumi pundakknya. Teteknya pun selalu kuremasi, dia hanya mendesah pelan , seakan menikmati kontolku. Terbukti kalau Ocha ternyata hyperseks, ‘Aku mau keluar nich.. aaawwhhhh” kucabut penisku dan Ocha membalikkan badannya dengan mulut mengadah. Tangannya menggantikan tanganku mengocok kontolku, Crooooot croootttt rasa nikmat sekali semua sperma tumpah di mulutnya Ocha, sampai meluber keluar. “Apa gak jijik Ocha” Ujarku. Ocha hanya mengangguk dan berucap sukak sekali.

Setelah puas fast seks dipagi hari kita pun mandi bersama, dan ini mandi keduaku dipagi ini, tapi kali ini aku mandi bareng bidadari bro, setelah semua beres berangkatlah kami menuju tempat kerja, dan kita sepakat untuk merahasiakan apa yang barusan terjadi.

-SEKIAN-

itil barriers itil practitioner